Apakah Anda Memberatkan Waktu dengan Bijaksana?

Misal Anda bertanya-tanya apa nang saya bikin akhir-akhir ini, saya hendak memberitahu Anda> memprioritaskan hal-hal yang SALAH lakukan kesuksesan kala nanti saya. Instansi konsultasi ana yang aktual selesai diselesaikan memberi aku pelajaran aktivitas. Berikan interes sebanyak akan rencana AWAK saya bak yang abdi lakukan untuk rencana mereka. Tanpa ikrar jangka mancung yang meyakinkan, prioritas ana tidak ada.

Aci, ketika aku menulis ini, saya menyadari 15 tab terbuka di browser ana, kursus iTunes U sebagian mendengar pada QuickTime dan notebook terbuka di bibir saya dan daftar instansi begitu lama membutuhkan 3 halaman, saya harus berhasil terorganisir. Anjuran bangun perlahan dan terus membangunkan saya untuk tunduk.

Saya bertekad untuk beroleh tujuan dalam menetapkan pementingan saya. Sebagai pengusaha nang inspirasional, Ali Brown, belakangan mengutip dalam majalahnya, bunga api “Keluar beserta yang bahari, dengan nang Baru” sama dengan keadaan natural. Kita harus melepaskan yang lama lakukan memungkinkan peluang baru dengan menyegarkan hadir.

Jadi, ana menciptakan aula untuk sana diprioritaskan beserta fokus, demikian ini caranya:

 Penentuan Sasaran – Saya adopsi pendekatan nang terkonsentrasi, aktif, dan tanpa henti untuk menyelesaikannya. Aku tahu segala sesuatu yang saya inginkan, masing-masing tindakan yang saya buat perlu berkontribusi untuk itu.

 Time Management – menjadi lebih bernilai dengan memeluk konsep “time chunking” nang dipopulerkan atas penulis terlaris dan berpengalaman pengorganisasian, Julie Morgenstern. Kasatmata mengatur daftar yang awas yang “memotong” tugas ana ke berisi Bag Slot Macro kala yang ditetapkan harus kontributif ‘terganggu’ kita.

  Menjadi Berinvestasi dalam Badan Sendiri – Saya berlebih belajar, berhasil wawasan, mencari umpan balik, memberikan saham, dan dilatih sendiri. Ana tidak suah lebih sedia untuk menebeng kekuatan abdi dengan andil dari guru, teman, geng bisnis, dahulu kolega, segala sesuatu. Mereka semua berbagi pandangan yang sempat pernah abdi dengar nir- terhubung.

Acc, ini tugas berat. Aku tidak menyia-nyiakan satu detik untuk mencapai tujuan ana – Awak melakukan hal yang egaliter.

Advertisements